Tak Berkategori

Merajut Ukhuwah Melalui Tradisi Berjanjen di Ploso Raya

Ploso Raya โ€“ Tradisi berjanjen masih terus dilestarikan oleh masyarakat Ploso Raya sebagai salah satu kegiatan keagamaan yang mempererat tali silaturahmi antarwarga. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap satu minggu sekali setelah salat Isya dan menjadi agenda yang selalu dinantikan oleh masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, jamaah bersama-sama melantunkan syair-syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW yang terdapat dalam Kitab Al-Barzanji. Suasana menjadi semakin khidmat dengan iringan hadroh yang dimainkan oleh para pemuda dan ibu-ibu setempat. Alunan rebana yang berpadu dengan lantunan selawat menciptakan suasana religius sekaligus menambah semangat para jamaah dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan

Berjanjen tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi wadah mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, warga dapat berkumpul, bersilaturahmi, dan memperkuat rasa kebersamaan dalam suasana yang penuh kekeluargaan.

Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran jamaah yang selalu konsisten mengikuti kegiatan setiap pekannya. Mulai dari anak-anak, pemuda, hingga orang tua turut berpartisipasi, baik sebagai peserta maupun sebagai bagian dari grup hadroh. Keterlibatan berbagai kalangan ini menunjukkan bahwa tradisi berjanjen masih terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari budaya Islam yang kaya akan nilai-nilai spiritual.

Dengan terus terlaksananya kegiatan berjanjen secara rutin, masyarakat Ploso Raya berharap tradisi ini dapat tetap lestari di tengah perkembangan zaman. Selain menjadi media untuk memperdalam nilai-nilai keagamaan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat. Melalui lantunan selawat dan iringan hadroh, tradisi berjanjen di Ploso Raya diharapkan terus menjadi inspirasi dalam membangun masyarakat yang religius, rukun, dan saling peduli.