Tak Berkategori

Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Pertanian

Ploso Wetan, 19 Juli 2026 โ€“ Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan keluarga sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan, telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Pertanian pada Minggu, 19 Juli 2026, di Dusun Ploso Wetan. Kegiatan ini diikuti oleh warga setempat dengan antusias melalui penyampaian materi, praktik penanaman, serta pembagian bibit tanaman hortikultura.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pentingnya memanfaatkan lahan pekarangan sebagai media budidaya tanaman. Meskipun memiliki luas yang terbatas, pekarangan rumah dapat dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis sayuran dan tanaman produktif yang mampu memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus mengurangi pengeluaran rumah tangga. Selain itu, pemanfaatan pekarangan juga dapat menciptakan lingkungan yang lebih hijau, asri, dan sehat.

Sebagai bagian dari upaya mendukung pertanian ramah lingkungan, peserta diperkenalkan pada pemanfaatan galon bekas sebagai media tanam. Galon yang sudah tidak terpakai dimodifikasi menjadi wadah tanam yang praktis dan mudah ditempatkan di halaman rumah. Melalui cara ini, masyarakat diajak untuk menerapkan konsep daur ulang sekaligus memanfaatkan barang bekas menjadi sarana bercocok tanam yang bernilai guna.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik penanaman secara langsung menggunakan galon bekas. Peserta mempelajari tahapan penanaman mulai dari persiapan media tanam, pengisian tanah, penempatan bibit, hingga teknik penyiraman dan perawatan tanaman agar dapat tumbuh dengan baik. Suasana praktik berlangsung interaktif, di mana warga aktif bertanya dan berdiskusi mengenai cara merawat tanaman di pekarangan rumah.

Sebagai bentuk dukungan agar ilmu yang diperoleh dapat segera diterapkan, panitia juga membagikan bibit cabai, tomat, dan terong kepada seluruh peserta. Bibit tersebut diharapkan dapat langsung ditanam di pekarangan masing-masing sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat dari hasil budidaya secara berkelanjutan.

“Kami berharap masyarakat dapat melihat bahwa lahan pekarangan, sekecil apa pun, memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan. Dengan memanfaatkan galon bekas sebagai media tanam dan menanam sayuran seperti cabai, tomat, serta terong, warga tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga ikut menjaga lingkungan melalui pemanfaatan barang bekas,” ujar penanggung jawab kegiatan

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Dusun Ploso Wetan semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga yang produktif. Selain meningkatkan ketersediaan bahan pangan segar, kegiatan ini juga mendorong terciptanya lingkungan yang lebih hijau serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sumber daya di sekitar rumah secara berkelanjutan. Dengan langkah sederhana tersebut, masyarakat dapat mewujudkan pekarangan yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi, lingkungan, dan ketahanan pangan bagi keluarga.